Promosi bisnis (produk/jasa) baru bisa terbilang gampang-gampang susah. Gampang karena orang cenderung penasaran dengan hal-hal baru dan ingin mencobanya. Susah karena harus bersaing dan menghadapi para “pemain” lama yang notabene sudah punya pasar atau pelanggan setia.
Contoh paling nyata dan kekinian dari mudahnya produk baru mendapat tempat adalah ketika keberadaan TikTok “menggeser” Facebook. Meski sempat mengalami kontroversi dan Pemerintah sempat memblokir pada Juli 2018, tetapi tak bisa terhindari jika media sosial yang masuk Indonesia September 2017 ini memiliki pengguna yang kian meningkat. Dilansir dari kontan.id mengenai media sosial yang paling banyak digunakan tahun 2021, TikTok menempati urutan keempat mengalahkan Facebook yang berada di posisi kelima. Bahkan menurut katadata.id, pengguna TikTok bertambah 20% selama pandemi dengan konten beragam tidak hanya hiburan, tetapi juga edukasi.
[article_cta title=”Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!” description=”Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.” primary_cta_text=”Mulai Sekarang” primary_cta_link=”https://web.lummoshop.com/login/?lp=12-kiat-mempromosikan-bisnis-baru-tanpa-mengkhawatirkan-persaingan” secondary_cta_text=”Unduh LummoSHOP” secondary_cta_link=”https://link.lummoshop.com/txyIk9eSqrb”][/article_cta]Hal tersebut seolah menjadi bukti bahwa bisnis baru bisa dengan mudah dikenal dan diterima jika tahu strateginya. Pun sebaliknya.
Mempromosikan Bisnis Baru
Jika saat ini kamu memiliki bisnis dan ingin mengenalkan atau mempromosikannya, maka beberapa kiat sukses bisnis ini bisa kamu coba.
Melakukan segmentasi sejak awal adalah keharusan karena hal tersebut memengaruhi strategi atau kiat sukses bisnis selanjutnya. Apakah produk/jasamu, untuk calon konsumen berpenghasilan berapakah bisnismu, dan untuk mereka yang hobi apa saja adalah beberapa contoh pertanyaan yang bisa menguatkan pondasimu dalam memulai bisnis baru. Sehingga ketika ada pesaing atau pemain lama yang menawarkan harga lebih rendah, kamu tidak akan terkecoh karena produk/jasamu memang berbeda dengannya
-
Tonjolkan Kelebihan atas Produk/Jasa yang Tidak Dimiliki oleh Bisnis Sebelumnya
Tanpa harus menjelekkan/menceritakan sisi negatif produk serupa sebelumnya yang notabene mungkin malah membuat calon konsumen ilfeel, kamu bisa merebut hati mereka dengan menonjolkan kelebihan dari produk/jasa yang sedang kamu tawarkan. Mereka bisa menilai sendiri seperti apa produk/jasa kamu hingga akhirnya perlahan, produk kamu terpilih.
-
Mengandalkan Orang-Orang Terdekatmu
Jangan remehkan “kekuatan” orang-orang terdekat seperti keluarga, sahabat, teman, atau orang-orang di “lingkaranmu”. Mereka adalah pihak yang bisa kamu andalkan untuk membantu mempromosikan bisnis barumu. Jangan terburu-buru berpikir negatif, “Ah, justru biasanya orang terdekatlah yang kerap menghancurkan semangat,” jika belum mencobanya. Percaya deh ketika kamu meminta bantuan dengan sungguh-sungguh, masa iya mereka menolak mentah-mentah. Jika jumlah mereka ada 10 dan setiap orang memperkenalkan produk/jasamu ke lingkaran mereka masing-masing, setidaknya ada orang-orang baru yang tahu apa yang sedang kamu lakukan.
-
Menjadi Sponsor
Seolah sudah menjadi rahasia umum, bahwa menjadi sponsor di acara-acara yang berkaitan dengan produk/jasa yang sedang kamu tawarkan adalah kiat sukses bisnis lain yang bisa kamu coba. Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat menjadi sponsor: membentuk imej positif konsumen ke bisnismu (bisnismu dinilai peduli dengan apa yang mereka lakukan), memperkenalkan bisnismu ke mereka (dari yang awalnya tidak tahu, menjadi penasaran dan ingin tahu), meningkatkan jangkauan (dari yang awalnya sedikit saja yang tahu bisnismu menjadi makin banyak yang tahu), berpotensi diliput media tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan lagi, menemukan konsumen potensial, dll.
-
Bergabung dalam Komunitas
Kekuatan komunitas di zaman sekarang masih bertahan. Tak jarang, dari sanalah konsumen potensial muncul. Itu sebabnya, tidak ada ruginya jika kamu bergabung dengan komunitas yang sekiranya berkaitan dengan produk/jasa yang sedang kamu tawarkan saat ini. Selain bisa menemukan calon konsumen potensial, kamu juga akan mendapatkan insight baru yang mungkin akan sulit kamu dapatkan ketika berada di tempat yang “frekuensinya” berbeda.
-
Membuat Event atau Lomba
Giveaway atau kompetisi juga merupakan cara mudah memperkenalkan bisnismu ke publik. Semakin banyak yang membicarakan bisnismu, orang-orang akan semakin mengenal produk/jasamu, tidak terkecuali mereka yang tidak ikut event atau lomba.
-
Memanfaatkan Media Sosial Secara Berkala
Semua juga tahu kalau media sosial bisa menjadi salah satu media promosi yang cukup efektif. Dalam laporan berjudul Digital 2021: The Latest Insights Into The State of Digital yang dikutip oleh tekno.kompas.com disebutkan bahwa pengguna media sosial di tanah air adalah sekitar 170 juta dari total jumlah penduduk 274,9 juta atau lebih daripada 50%.
Jualan online situs web yang kamu miliki sendiri juga bisa menjadi pilihan terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mempromosikan bisnis barumu karena dijalankan dengan metode D2C atau direct to consumer. Salah satu kelebihan nyata yang kamu dapatkan adalah pengunjung yang notabene calon konsumenmu tidak akan mudah terdistraksi dengan produk lain yang sejenis yang mungkin menawarkan harga lebih murah. Mereka hanya akan fokus dengan apa yang kamu tawarkan dalam jualan online situs web kamu. Metode D2C membuat kamu langsung terhubung dengan mereka.
Jangan langsung menawarkan barang/jasa dalam jualan online situs web kamu. Alih-alih bisa closing, yang ada calon konsumen atau pengunjung malah merasa terintimidasi karena seperti ditodong. Tawarkanlah value atau manfaat yang bisa mereka dapatkan. Posisikan kamu adalah orang yang ingin sekali membantu, bukan semata-mata ingin jualannya laku.
-
Jangan Lupa Berbagi Ilmu
Jangan segan berbagi ilmu atau tips yang ada hubungannya dengan barang/jasa yang sedang kamu tawarkan. Berbagi ilmu akan lebih terasa manfaatnya. Tanpa harus dipaksa, mereka pun akan memilih barang/jasa yang sedang kamu tawarkan. Sebagaimana yang ditulis oleh psikolog Robert Cialdini dalam bukunya yang berjudul “Pengaruh: Psikologi Persuasi” yang dikutip oleh economy.okezone yang mengatakan bahwa jika seseorang melakukan sesuatu untukmu, kamu akan cenderung melakukan sesuatu juga untuknya (hubungan timbal balik secara tidak langsung).
-
Service Excellent
Pelayanan prima atau service excellent seyogyanya tidak hanya dilakukan untuk memperkenalkan atau mempromosikan bisnis baru saja, tetapi juga ketika bisnis sudah berlangsung, dan tidak hanya saat konsumen mulai menggunakan produk/jasa yang kamu tawarkan saja melainkan juga setelahnya.
-
Interaksi
Melibatkan konsumen berarti memanusiakan mereka, tidak menganggapnya sebagai objek bisnismu. Di metode bisnis D2C misalnya, kamu bahkan bisa melibatkan mereka mulai dari sebelum launching produk/jasa misal dengan mengikutsertakan mereka untuk memilih mana packaging yang eye catching sampai dengan setelah peluncuran produk/jasa. Kamu bisa meminta pendapat, saran, kritik, serta apa pun yang bisa menjadi bahan evaluasi bisnismu untuk bisa lebih baik lagi.
[article_cta title=”Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!” description=”Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.” primary_cta_text=”Mulai Sekarang” primary_cta_link=”https://web.lummoshop.com/login/?lp=12-kiat-mempromosikan-bisnis-baru-tanpa-mengkhawatirkan-persaingan” secondary_cta_text=”Unduh LummoSHOP” secondary_cta_link=”https://link.lummoshop.com/txyIk9eSqrb”][/article_cta]Dalam bisnis, persaingan sebenarnya adalah sebuah keniscayaan atau sesuatu yang harus kamu hadapi, termasuk dalam bisnis yang baru beroperasi. Namun, jangan sampai kamu kalah sebelum “berperang”. Ketika tahu strategi dan triknya, persaingan bukan hal yang menakutkan lagi. Melainkan justru menjadi penyemangat agar kamu tidak berhenti berinovasi.