Dari mata turun ke hati. Pun begitu dengan dunia media sosial khususnya Instagram. Dari bio turun ke hati. Kesan pertama bagaimana orang akan menilai kamu di media sosial melalui bio atau profil. Apalagi, jika Instagram kamu digunakan untuk berbisnis.
Apa Manfaat dari Bio pada Profil di Instagram Bisnis?
- Memperkenalkan brand ke calon pembeli
- Memudahkan calon pembeli membeli produk
- Meningkatkan angka penjualan
- Mendapatkan pembeli baru yang potensial
Bagaimana membuat Bio Instagram yang bisa meningkatkan penjualan?
Untuk mendapatkan kesan pertama yang menarik dari profil, kamu harus mengetahui strukturnya terlebih dulu seperti: profile photo, nama, username, pronouns (kata ganti), link website, bio, dan highlights.
-
Foto yang Sesuai Persona
Tidak ada ukuran khusus untuk profile photo karena Instagram pun akan melakukan cropping. Namun agar tampak ideal dan memiliki resolusi yang cukup, kamu bisa menggunakan perbandingan rasio panjang x lebar 1×1 atau idealnya 180 x 180px.
-
- Blogger atau Influencer
Jika kamu termasuk blogger atau influencer yang menggunakan Instagram marketing untuk sarana promosi, kamu bisa menggunakan foto yang sesuai dengan citra yang ingin ditampilkan. Pastikan tidak ada foto yang terpotong dan pencahayaan baik.
Contoh: jika kamu adalah fashion stylish, kamu bisa menggunakan foto dengan gaya fashion dan make-up andalan. Atau jika kamu merupakan blogger yang selalu menulis cerita komedi, kamu bisa menunjukan foto wajah yang ceria.
-
- Akun bisnis non personal
Lain hal jika kamu menggunakan Instagram untuk memasarkan produk. Banyak pilihan jika ingin menggunakan profile photo antara lain:
-
-
- Logo
- Maskot
- Icon
-
Kamu juga bisa menambahkan teks jika ada promo besar-besaran. Misalkan Shopee yang menambahkan angka 12.12 karena event Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional).
-
Jangan Gunakan Nama dan Username yang Susah
Nama pada profil di Instagram akan bercetak huruf tebal. Posisinya berada di bawah username pada saat pencarian. Sedangkan username adalah nama pengguna atau akun, biasanya diawal di depan dengan (@) untuk menambahkan akun.
Untuk username sebaiknya sesuai dengan nama brand yang dimiliki. Contoh: Tokopedia, Shopee akan membuat username yang serupa. Namun, jika kamu adalah akun personal dan username sudah ada yang menggunakan, kamu bisa menambahkan huruf lain untuk pembeda. Lalu, bagaimana penggunaan nama agar pencarian bisa lebih optimal?
Agar penggunaan nama Instagram kamu optimal:
-
- Akun personal untuk Bisnis
Setelah nama, kamu bisa menambahkan kata kunci sesuai bidang yang kamu jalankan.
Contoh: Yuna Btari – Novelis, Agus Setiawan | Socmed Expert
-
- Akun non personal
Untuk bisnis kamu bisa menambahkan kata kunci sesuai bisnis atau jargon produk kamu.
Contoh: Kamar Gadget, Iphone Bandung
-
Pronouns atau Kata Ganti
Fitur terbaru dari Instagram yakni pronouns atau kata ganti. Berfungsi untuk mengetahui gender dari akun tersebut atau akun yang digunakan perorangan atau produk. Kamu bisa mengubahnya di profil dan bisa dipilih hanya diperlihatkan ke follower atau umum.
-
Tambahkan Link Sesuai Tujuan
Tampilan link akan muncul tepat di bawah bio. Kamu bisa menambahkan link situs penjualan, link wa bisnis. Jika link lebih dari satu, kamu bisa menggunakan layanan seperti linktree atau taplink yang bisa menambahkan banyak link pada satu tautan. Dengan menggunakan layanan itu, kamu juga mengubah atau menyesuaikan nama pada link.
-
Informasi yang Singkat tapi Jelas
Bio berisikan 150 kata. Namun melalui bio tersebut kamu harus bisa menarik perhatian calon konsumen hingga tertarik dan mau mengikuti ajakan. Apa yang harus dilakukan agar penulisan bio optimal?
-
- Bio harus jelas dan tidak bertele-tele
- Terdapat manfaat yang dibutuhkan calon konsumen. Contoh: akun @vanillahijab, Setiap berbelanja kamu berdonasi untuk rumah tahfidz
- Agar orang mau klik link yang dicantumkan, tambahkan trigger sebelumnya. Contoh: Promo diskon hingga 50%, klik link di bawah untuk caranya
- Menggabungkan semua unsur informasi, manfaat, dan link.
- Hindari mencantumkan hashtag pada bio karena akan mengganggu traffic. Terkecuali hashtag yang dibuat khusus untuk brand atau campaign buatan sendiri.
Penggunaan bio dapat diubah sewaktu-waktu tergantung dengan kebutuhan. Agar lebih enak dipandang dan tidak monoton, kamu juga bisa menambahkan emoticon yang sesuai dengan konten asalkan tidak berlebihan.
-
Highlight yang Menarik
Berbagai informasi yang calon konsumen kamu butuhkan sebaiknya tampilkan di highlight. Buatlah cover highlight yang sesuai dengan konsep tema Instagram produk kamu. Sering-seringlah memperbarui highlight khususnya di bagian promo.
Kamu bisa menghapus informasi yang sudah lama atau tidak berlaku lagi. Jangan sampai highlight pada satu tema menumpuk, hingga calon konsumen malas untuk mengeceknya.
Itulah cara untuk mengoptimalkan bio yang ada pada profil Instagram. Carilah inspirasi dengan melihat akun-akun yang memiliki niche yang sama.