Ternak ayam petelur salah satu usaha yang masih memiliki peluang tinggi. Dari segi harga telur lebih terjangkau dibandingkan bebek. Maka tak heran, di setiap rumah stok telur akan selalu ada. Belum lagi telur selalu jadi bahan untuk pembuatan makanan.
Tertarik untuk usaha ternak ayam petelur?
7 Langkah Awal untuk Ternak Ayam Petelur
- Memilih Bibit (DOC) yang Berkualitas
DOC merupakan anak ayam yang baru saja menetas. Untuk ternak ayam petelur, pastinya DOC yang dipilih pun sebaiknya khusus ayam petelur. DOC yang berkualitas memiliki tingkat produksi yang tinggi.
Ciri-ciri bibit atau DOC ayam petelur yang unggul:
-
- Berasal dari indukan sehat dan berkualitas
- Mata ayam tidak mengeluarkan air mata terus menerus dan keruh
- Perhatikan kakinya, pilihlah DOC yang mampu berdiri tegak
- Pilih DOC yang memiliki sayap dan paha dengan bentuk simetris
- DOC lincah dan suara nyaring
- Pilihlah DOC yang memiliki lubang dubur besar, lebar dan bentuknya oval memanjang
- Memilih Jenis Ayam Petelur
Agar kamu tidak bingung untuk menentukan jenis ternak ayam petelur, berikut 5 jenis ayam petelur unggul yang banyak dipilih di Indonesia:
-
- Ayam Hibrida: Mampu bertelur 280 butir per-tahun dengan ukuran yang sedang dan berwarna coklat. Banyak dipilih oleh peternak karena mengkonsumsi pakan yang sedikit.
- Ayam Rhode Island Red: mampu bertelur 250 butir per-tahun.Ayam ini kuat terhadap cuaca ekstrem.
- Ayam Barred Rock: cocok untuk ternak ayam petelur pemula karena memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan mudah dipelihara. Mampu bertelur 200 butir per tahun.
- Ayam Arab: Mampu bertelur 190 -250 butir per-tahun. Beratnya maksimal 65 gram per butir. Usia 5 bulan sudah bertelur dan kualitas terbaiknya saat usia 8 bulan ke atas. Telur ayam arab asli berwarna coklat sedangkan persilangan berwarna coklat.
- Ayam Kampung: mampu bertelur 115 butir per-tahun dengan berat 43 gram per butir. Waktu mengerami selama 21 hari.
- Menentukan Lahan Kandang
Lokasi untuk ternak ayam petelur bukan hanya berdasarkan luas. Sebelum memilih lahan, pastikan hal-hal di bawah ini sudah dimiliki:
-
- Mudah dijangkau transportasi dan komunikasi
- Lahan berada di ketinggian 100 – 400 meter di atas permukaan laut agar ayam tidak mudah stress.
- Memiliki sumber air yang cukup.
- Hindari area yang memiliki tanah lempung atau tanah liat
- Kelembaban area berkisar 50% -70%.
Jika belum memiliki lahan sendiri sebagai peternak muda hindari membeli tanah. Lebih baik menyewa lahan 5 tahun atau 3 periode pemeliharaan untuk menekan biaya modal awal.
- Memilih Jenis Kandang
-
- Kandang Terbuka: Termasuk jenis kandang yang bagus karena hembusan angin dapat masuk dengan leluasa sehingga mengurangi udara panas. Ada tiga bentuk untuk kandang terbuka yakni berbentuk V, AA, dan W.
- Kandang Baterai: kandang berbentuk sangkar dan disusun berderet, setiap ruang kandang mampu menampung 2 ekor ayam.
Selain tipe-tipe kandang di atas, kamu juga dapat membaginya berdasarkan usia:
-
- Kandang Koloni dengan lantai liter: periode indukan 0-3 minggu
- Kandang baterai bambu/kawat: periode awal 3-8 minggu
- Kandang baterai bambu / kawat: periode penggemukan 9-16 minggu
- Kandang baterai dan umbaran: periode produksi diatas 16 minggu
- Memilih Pakan yang Tepat
Pemberian pakan diberikan pagi dan sore hari:
-
- Pagi 07.00 : 30% – 40%
- Sore 15.00 : 60% – 70%
Jenis-jenis pakan ayam:
-
- Pabrikan : Phokpand, Cargill, New Hope, Malindo
- Meracik sendiri: kedelai, bone meal, tepung ikan, premix, jagung, wheat pollard, grit, dan feed additif.
Tempat pakan yang digunakan berbentuk feeder through atau tipe memanjang yang dibelah menjadi dua secara memanjang sama dengan panjang kandang dan diletakan pada bagian depan kandang. Sedangkan untuk minum mengunakan drinker through yakni memanjang sesuai ukuran panjang kandang dan disediakan kran di ujung kandang yang disambung dengan pipa kecil.
- Pindah Kandang dan Pengambilan Telur
Usia yang tepat yang untuk memindahkan kandang adalah 12-14 minggu. Berguna untuk menghindari ayam yang akan berproduksi tidak stress. Atau bisa juga dilakukan setelah vaksinasi korisa pertama agar ayam bisa memiliki waktu adaptasi lebih lama. Tata cara pindah kandang:
-
- Dilakukan dalam waktu 1 hari
- Dilakukan pada waktu malam, pagi, atau sore
- Ayam tidak diberikan makan atau minum.
- Gunakan sarana pengangkutan ayam yang nyaman dan kokoh. Pastikan sudah dibersihkan.
- Berikan vitamin dan eltrolit sebelum dan sesudah pindah kandang.
- Pengambilan Telur
Dilakukan dua kali sehari pada pagi pukul 09.00 dan sore hari 14.00.
Tips dan Trik Ternak Ayam Petelur
- Latih bibit ayam untuk minum air
- Berikan vaksin untuk menghindari penyakit dan menekan angka kematian
- Untuk membuat kandang sebaiknya memiliki arah membujur dari timur ke arah barat
- Pembersihan pakan dan minum dilakukan pagi hari sebelum pemberian makan
- Hindari terlalu banyak sekat kandang karena jika banyaknya yang lepas ayam bermasalah pada menurunnya produktivitas telur.
- Tempat air yang bocor harus segera diganti agar tidak menimbulkan jamur.
Untuk modal sendiri tergantung dari jumlah bibit dan model kandang yang diinginkan. Belum termasuk dengan biaya lahan. Minimal modal yang harus kamu miliki 100 juta untuk 1000 ekor DOC dengan sistem kandang baterai. Bagaimana sudah siap untuk ternak ayam petelur?