Salah seorang karyawan Instagram menyebutkan bahwa pengguna aktif Instagram mencapai 2 miliar pada Oktober 2021 lalu. Pengguna aktif pastinya memiliki berbagai tujuan dengan menggunakan Instagram sebagai media sosial. Ada yang berjualan, mencari informasi terbaru atau menjadikannya profesi seperti selebgram. Instagram masih menjadi media sosia yang efektif untuk berjualan. 72% pengguna Instagram tertarik untuk membeli suatu produk setelah melihatnya dari iklan atau promo di Instagram. Apabila kamu masih ragu untuk menggunakan Instagram karena bingung untuk memulainya. Kami akan bantu mengulas bagaimana cara jualan melalui Instagram beserta tips agar jualanmu laris manis.
8 Cara Berjualan di Instagram agar produk kamu semakin dikenal dan banjir orderan, di antaranya:
- Buat Akun Instagram Bisnis
Akun Instagram bisnis memiliki fungsi yang berbeda dengan akun Instagram pada umumnya. Salah satu perbedaan yang mencolok yakni pada profilnya. Dengan akun Instagram bisnis, konsumen bisa mengetahui kategori produk atau bisnis yang dijalankan. Selain itu, konsumen pun bisa menghubungi langsung melalui email atau kontak telepon. Beberapa manfaat dari akun Instagram dibandingkan akun umum, di antaranya:
-
- Fitur Insight dapat mengetahui data Audience dari Instagram. Mulai dari persentase jenis kelamin, lokasi, jam aktifnya audience hingga konten mana yang memiliki jangkauannya tinggi.
- Fitur Save Replies dapat mengefektifkan waktu saat ada konsumen yang sering menanyakan hal yang sama, kamu bisa membuat pertanyaan/response yang otomatis tinggal kirim.
- Fitur Instagram Shopping yakni katalog dari produk. Sehingga konsumen bisa melihat gambar dari produk yang dijual, harga, dan Checkout pembelian.
- Optimalisasi Profil Bisnis
Apabila di analogikan profil Instagram adalah wajah. Kesan pada pandangan pertama dimulai dari profil tersebut. Apakah konsumen tertarik setelah melihat profil? Adakah yang konsumen cari setelah melihat profil? Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa membaca artikel mengenai optimalisasi bio atau profil Instagram.
- Optimalisasi Hashtag dan Caption
Dengan Caption, Audience bisa tahu secara detail produk atau jasa apa yang kamu jual. Untuk mengoptimalkan pembuatan Caption, kamu bisa mengikuti tips di bawah ini:
-
- Jangan tuliskan apa yang sudah ada di gambar. Jika di gambar sudah menyertakan ukuran,kamu jangan menuliskan kembali di Caption. Usahakan juga jangan terlalu panjang.
- Cantumkan Call-to-Action misalkan agar ada pembelian kamu bisa bisa mengarahkan konsumen agar klik link yang ada di bio, atau membuat audiens mau membagikan konten yang telah di-post.
- Jangan terlalu banyak menggunakan emoticon.
- Sesuaikan bahasa dan gaya penulisan dengan target market.
- Buat persona dari admin.
Sedangkan untuk hashtag Instagram, kamu masih bisa menggunakan maksimal 15 hashtag yang sudah direset sebelumnya. Kamu bisa menemukan hashtag yang optimal melalui https://keywordtool.io/instagram.
- Membuat Video Reels
Hanya dengan durasi video 15 atau 30 detik, kamu bisa berpeluang mendapatkan follower baru dan meningkatkan engagement. Asalkan kamu bisa membuat video dengan menggunakan musik dan konsep yang sedang trending. Video reels dikatakan efektif karena bisa menjangkau non-followers. Video reels yang telah dibuat akan muncul di halaman Explore dan juga feed Instagram.
- Konten Feed yang Bervariasi
Agar tidak bingung, kamu bisa membuat penjadwalan konten dalam satu bulan (editorial plan). Kamu bisa menjadwalkan hari apa khusus mempromosikan produk (hard selling), soft selling content, tips, hingga kuis atau giveaway. Bentuknya pun bisa beragam, carousel (beberapa slide), video reels atau single post.
- Membuat Story yang Menarik dan Trending
Umumnya orang yang melihat story jauh lebih banyak dibandingkan feed. Menurut Tech Jury, setiap hari Instagram story dilihat lebih dari 500 juta pengguna. Kamu bisa melakukan cara-cara di bawah ini untuk membuat story yang menarik dan powerfull.
-
- Siapkan beberapa tools seperti unfold untuk mendapatkan template yang menarik, Mojo untuk edit video, dan masih banyak lagi.
- Agar menjadi viral, kamu bisa membuat filter yang sesuai dengan karakter dari brand.
- Manfaatkan fitur-fitur pada story seperti music, poll, question dan menambahkan link pada story. Link di sini bisa artikel, akses ke pembelian di marketplace. Hal-hal seperti itu bisa membangun kelekatan brand dengan Audience semakin dekat.
- Jika konsumen telah membeli produk atau mengunjungi lokasi outlet dan mem-post story kemudian men-tag pada akun brand, kamu bisa melakukan re-post story. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan brand secara online.
- Mengajukan Verifikasi Akun
Tanda centang biru pada Instagram bisa meningkatkan kredibilitas brand atau personal. Konsumen pun bisa mengetahui akun asli atau palsu. Agar mendapatkan centang biru atau verifikasi akun, kamu bisa memenuhi syarat-syarat ini:
-
- Akun harus mewakili suatu yang terkenal baik itu perorangan, merek. Kamu bisa membuktikannya dengan memberikan link-link berita yang berkaitan.
- Akun harus bersifat public dan memiliki halaman profil yang jelas dan lengkap.
- Akun haruslah asli, bukanlah meniru atau mengambil konten orang lain.
Untuk mengajukan verifikasi akun, kamu harus mempersiapkan dokumen seperti KTP/Paspor dan jika perusahaan bisa menyiapkan dokumen legalitas hukum.
- Membuat Instagram Shop
Menurut data BigCommerce, Instagram Shop dapat menaikan traffic sebesar 1,1416%. Audience bisa mengetahui secara jelas produk yang dijual melalui katalog. Untuk menggunakannya, pastikan produk kamu telah memenuhi syarat dan memiliki website.
Itulah 8 cara jualan di Instagram yang bisa kamu lakukan. Selain tips di atas, jangan lupa juga untuk melakukan Instagram ads, berkolaborasi dengan brand yang berbeda serta selebgram untuk menambah konsumen baru dan meningkatkan jangkauan produk kamu!