Ingin memulai bisnis tapi bingung dari mana? Atau terkendala akan modal? kamu bisa memulai dengan bisnis dropship. Jika kamu termasuk orang yang ulet dan tak pernah lepas dari dunia internet menjadi dropshiper bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
Berbeda dengan bisnis lainnya, dropship tidak perlu menyetok barang bahkan kamu tidak perlu sibuk mengirimkan paket ke customer. Yang paling menggiurkan, bisnis masih bisa berjalan meskipun tanpa modal. Enak bukan?
Meskipun tergolong bisnis yang manis, dropship menuai pro dan kontra secara agama. Selain itu apa saja kekurangan dari bisnis dropship, diantaranya;
- Tidak semua toko dapat menyediakan fasilitas dropship terkecuali jika kamu bisa menemukan supplier di salah satu marketplace berwarna orange. Dimana marketplace tersebut memang membuat fasilitas khusus dropshipper.
- Jika terjadi kesalahan dalam pengiriman yang dilakukan oleh supplier yang terkena dampak komplain adalah kamu.
- Jika brand yang kamu jual terkena dampak brand image negatif, bisnis kamu pun bisa ikut terseret.
Kategori Bisnis Dropship yang Mendatangkan Cuan
Agar mudah memilih kategori bisnis yang akan dijual bisa dimulai dari yang kamu sukai terlebih dulu. Ataupun kamu bisa melihat dari platform media sosial. Berikut ini beberapa kategori bisnis yang bisa kamu pilih:
- Makeup dan Skincare
- Home Décor
- Pakaian dewasa, anak, dan bayi
- Hewan peliharaan (Mulai dari makanan hingga kebutuhan peliharaan lainnya)
- Gadget
Konsep dan Alur Bisnis Dropship
Untuk menentukan harga jual, kamu dapat melihat dari harga yang diberikan supplier. Sebagai contoh:
- Harga jual skincare merek A dari Supplier = Rp50.000
- Ongkir Rp10.000 (Jika di marketplace, kamu masih bisa mendapatkan keuntungan jika ongkir gratis)
- Profit yang diharapkan 30% = Rp15.000
- Harga jual kamu ke Customer = Rp65.000 (belum termasuk ongkir)
Meskipun tanpa modal, kamu masih bisa mendapatkan keuntungan yang besar jika target penjualan terpenuhi.
Perbedaan Bisnis Dropship dan Reseller
- Modal
Dropshipper tidak diharuskan memiliki modal sedangkan reseller harus memiliki modal untuk melakukan pembelian minimal produk.
- Stok Barang
Dropshipper tidak harus menyetok barang sedangkan reseller harus memiliki produknya langsung.
- Harga
Dropshipper tidak bisa mendapatkan harga khusus karena tidak ada kerjasama secara sah sedangkan reseller mendapatkan harga khusus dari minimal pembelian. Sehingga bisa mendapatkan untung yang lebih besar.
- Produk
Bisnis dropship bisa mengambil produk dari berbagai supplier sedangkan reseller terbatas dengan niche dan branding.
- Benefit dari Supplier
Reseller biasanya mendapatkan keuntungan lebih dari brand atau supplier jika penjualannya melebihi target. Sedangkan dropshipper tidak bisa mendapatkan bonus dari supplier atau brand.
Tips dan Trik Sukses Bisnis Dropship
- Lakukan Research Pasar
Tidak usah dalam skala besar, kamu dapat mencari tahu minat orang-orang secara umum dari yang sedang trend, melihat ke berbagai e-commerce jenis produk apa yang paling dicari.
- Selektif dalam Memilih Supplier
Kunci kesuksesan bisnis dropship ada pada supplier. Sebaiknya carilah supplier yang memiliki reputasi baik pun begitu dengan kualitas produknya. Jangan tergiur hanya dengan harganya yang murah.
- Gunakan Kata Kunci yang Berbeda
Jika supplier melakukan penjualan di channel yang sama, kamu sebaiknya gunakan kata kunci atau judul produk yang berbeda.
- Lakukan Foto Produk
Agar lebih menarik perhatian konsumen, kamu dapat melakukan pemotretan produk secara terpisah. Jika kamu menggunakan foto produk bawaan dari supplier akan ada banyak foto sama yang digunakan dari dropshiper lainnya.
- Rajin Promo
Modal yang kamu miliki bisa digunakan untuk membeli produk yang dijual. Selain kamu jadi tau bagaimana kualitas barang yang dijual. kamu juga bisa melakukannya untuk pemotretan, promo melalui media sosial dan juga memberikan potongan harga.
- Fast and Detail Respon
Bisnis dropship termasuk dalam bisnis online. Saat melakukan pembelian secara online, konsumen dapat melakukan mencari barang dan mengambil keputusan secara cepat. Oleh karena itu, tugas kamu semaksimal mungkin dapat menjawab secara cepat dan detail dari setiap pertanyaannya. Sehingga terbentuklah kepercayaan konsumen hingga akhirnya membeli produk.
Bagaimana, tertarik untuk memulai bisnis dropship? Meskipun pandemi ternyata masih ada banyak cara untuk mendatangkan pundi-pundi uang asalkan mau mencoba dan terus berusaha.