Siapa yang tidak mengenal ikan mas? Apalagi jika dijadikan hidangan makanan. Hampir semua orang menyukainya. Ikan mas memiliki banyak penggemar karena rasanya yang enak dan gurih. Selain itu, ikan mas juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Selain dijadikan konsumsi, ikan mas ini berpotensi menjadi peluang usaha, lho!
Budidaya ikan mas tergolong mudah karena dapat beradaptasi di berbagai macam lingkungan. Selain itu, masa panen atau waktu konsumsinya pun tidak terlalu lama berkisar 6-8 bulan.
Tertarik untuk budidaya ikan mas? Berikut Langkah-langkah cara budidaya ikan mas yang bisa kamu ikuti:
Jenis-Jenis dan Ciri-Ciri Ikan Mas
Sangat penting mengetahui ciri-ciri ikan mas yang unggul untuk dibudidayakan. Salah satu ikan mas yang unggul berasal dari Majalaya. Di bawah ini ada beberapa jenis ikan mas yang biasa dibudidayakan beserta ciri-cirinya, antara lain:
- Ikan Mas Majalaya
Memiliki sisik berwarna hijau keabu-abuan dengan tepi sisik gelap, gerakannya lambat dan memiliki perbandingan panjang dengan tinggi 3,2 : 1.
- Ikan Mas Punten
Gerakannya gesit dan memiliki perbandingan panjang dan tinggi badan 2,3 : 1. Untuk sisiknya berwarna hijau gelap, mata agak menonjol dan potongan badan pendek.
- Ikan Mas Taiwan
Gerakan lebih gesit dan aktif, perbandingan panjang dan tinggi badan 3,5 : 1, sisik berwarna hijau kekuningan dengan punggung membulat.
- Ikan Mas Si Nyonya
Gerakannya lambat, mata ikan dewasa sipit sedangkan ikan mas yang masih muda memiliki mata yang tidak menonjol, sisik berwarna kuning muda, perbandingan tinggi dan panjang badan 3,6 : 1.
Kolam Budidaya Ikan Mas
Sebelum memilih lokasi untuk budidaya ikan mas, pastikan bahwa jenis tanahnya liat atau lempung atau tidak berporos serta dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor. Sehingga aman jika dibuat dinding kolam.
Untuk kolam dibagi ke dalam 3 kelompok, di antaranya:
- Kolam Pemeliharaan Induk
- Kolam Pemijahan
- Kolam Pendederan
Sistem Pembenihan dan Pemijahan
- Pembenihan
Salah satu kunci keberhasilan pembenihan adalah memilih induk yang baik. Salah memilih induk bisa berdampak pada keturunan ikan yang tidak optimal. Di bawah ini ciri-ciri induk ikan mas yang unggul:
-
- Kepala ikan mas memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan badannya
- Ukuran badan memiliki perbandingan tiga kali dari panjang kepala
- Umur induk betina 2,5 tahun dengan berat 4-5kg
- Induk jantan umur minimal 1,5 tahun dengan berat 1-2kg
- Induk betina memiliki perut yang buncit dan terasa lembek jika diraba
- Induk betina bergerak lambat
- Induk betina mengeluarkan cairan kuning dari perutnya jika diurut
- Induk jantan bergerak lincah
- Induk jantan memiliki badan yang ramping
- Jika perut diurut, ikan mas jantan mengeluarkan cairan berwarna putih
- Pemijahan
Pemijahan merupakan proses pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan sehingga terjadi perkawinan. Pemijahan dapat dilakukan secara tradisional dan kawin suntik. Ikan mas memijah pada pukul 22.00 hingga subuh dengan ditandai kegiatan ikan jantan mengejar-ngejar induk betina. Sebelum pemijahan, ikan mas diseleksi terlebih dulu dan dimasukkan ke kolam khusus pemijahan pada waktu pagi atau sore hari saat suhu rendah.
Untuk melakukan pemijahan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain:
-
- Dasar kolam tidak berlumpur
- Air tidak terlalu keruh dan memiliki debit air dan kadar oksigen yang cukup
- Menyiapkan bahan penempel telur seperti ijuk atau tanaman air
Pemberian Pakan
Ikan mas dapat diberikan pakan alami dan buatan. Untuk pemberian pakan dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu pada pukul 09.00 dan 15.00. Aturan dosis pakan ikan mas yakni:
- Minggu pertama: 20 gram/100 ekor benih
- Minggu kedua: 30 gram/100 ekor benih
- Induk: pakan tambahan yakni jagung yang sudah dimasak setengah matang dicampur dengan katul 4% dari keseluruhan berat induk yang akan diberi makan.
setengah matang dicampur dengan katul 4% dari keseluruhan berat induk yang akan diberi makan.
Panen dan Pasca Panen
- Panen
Kegiatan panen budidaya ikan mas dimulai pagi-pagi pukul 04.00-05.00 dan berakhir pukul 09.00 pagi. Benih dapat dipanen setelah dipelihara selama 21 hari. Ikan mas yang bisa dipanen memiliki ukuran 8-12 cm. Berikut Langkah-langkah untuk proses panen ikan mas:
-
- Menyiapkan sarana panen; alat tangkap, keramba, ember biasa, ember lebar, seser halus, alat tangkap benih, saringan untuk mengeluarkan air dari kolam.
- Surutkan air kolam pendederan pukul 04.00 atau sebelum matahari terbit secara perlahan.
- Benih mulai ditangkap saat air surut dengan seser halus atau jaring.
- Pasca Panen
Ada dua cara penanganan pada ikan mas yakni ikan hidup maupun ikan segar. Ikan hidup memiliki harga yang lebih tinggi jika dijual dipasaran. Agar ikan tetap segar saat tiba di konsumen, ikan harus diambil saat pagi atau sore hari dengan suhu sekitar 20 derajat celcius. Sedangkan penanganan ikan segar, harus lebih hati-hati saat proses penangkapan agar tidak terluka karena bisa mengakibatkan kualitas ikan menurun.
Itulah beberapa Langkah yang harus diperhatikan saat budidaya ikan mas. Potensi budidaya ikan mas masih tinggi karena permintaan dipasar selalu ada walaupun mengalami pasang surut.