Air minum merupakan kebutuhan utama. Orang tua zaman dulu, mengambil air dari sumur tanah dan merebusnya hingga mendidih. Namun sekarang, untuk mendapatkan air minum sangatlah mudah. Sudah tersedia air minum kemasan dalam bentuk cup, botol, dan galon. Air minum kemasan dari brand ternama memang cukup tinggi harganya apalagi jika pemakaian konsumen banyak. Sebagai solusinya, banyak orang mulai beralih membeli air galon kemasan.
Permintaan air minum isi ulang yang tinggi, hemat tapi berkualitas mulai dijadikan peluang usaha. Depot air minum isi ulang mudah ditemukan di berbagai wilayah. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pemasok dan Distributor Depot Air Minum Indonesia (APDAMINDO), “kapitalisasi pasar sektor depot air minum isi ulang di atas Rp7 triliun per tahun. Prospek tinggi dan menguntungkan bisa dikelola dengan baik.”
Keunggulan Memiliki Usaha Depot Air Minum Isi Ulang
Beberapa hal di bawah ini bisa jadi bahan pertimbangan agar kamu semakin yakin untuk menjadi depot ari minum isi ulang sebagai bisnis. Di antaranya:
- Bisnis yang Memiliki Prospek Tinggi
Karena permintaan air minum yang memiliki harga terjangkau tapi berkualitas sangatlah tinggi, depot air minum isi ulang akan selalu memiliki konsumen. Terpenting, bisnis depot air minum isi ulang bukanlah usaha musiman. Yang keberadaannya tidak tergantung tren. Semua butuh akan air minum. Entah itu untuk keperluan rumah tangga untuk dijadikan air minum, air masak hingga kebutuhan produksi penjualan yang membutuhkan air bersih dalam jumlah banyak.
- Bisnis yang Bisa Dilakukan Siapapun
Ya, asalkan kamu memiliki modal untuk membeli alat dan memiliki lahan. Kamu tidak perlu belajar menjadi ahli untuk usaha ini. Yang perlu kamu miliki adalah kebaikan untuk melayani konsumen, misalkan langsung mengambil galon dari parkiran, menyediakan jasa pengantaran. Tak perlu keahlian khusus hingga harus sekolah agar kamu bisa mengisi air galon. Sehingga bisnis depot air minum isi ulang, lebih mudah bukan?
- Biaya Tempat Terjangkau
Membuka usaha depot air minum isi ulang tidak perlu memiliki lahan yang terlalu luas. Minimal kamu memiliki tempat sekitar 3-4 meter untuk menyimpan alat. Namun, jika ingin maksimal kamu bisa memilih area dengan parkiran luas. Jangan berkecil hati, jika belum memiliki modal untuk sewa tempat atau lahan, kamu masih bisa memiliki bisnis depot air minum isi ulang di depan teras rumah.
- Omset Bulanan yang Menggiurkan
Tentu saja semua orang berbisnis ingin memiliki keuntungan. Untuk mendapatkan keuntungan dari depot air minum isi ulang yakni administrasi atau pembukuan jual beli. Kamu benar-benar mencatat pembelian modal dan juga penjualan tiap harinya. Jika pernah menggunakan uang modal atau omset, harus selalu dicatat, dan pastikan kamu mengembalikannya berapa persen diluar dari ‘gaji’ sebagai owner.
Strategi dan Tips Sukses Usaha Isi Ulang Air Minum
Agar keuntungan yang didapat bisa lebih maksimal, kamu bisa memulainya dengan cara-cara berikut:
- Seleksi dalam Memilih Lokasi
Bisnis depot air minum isi ulang memang bisa ditempatkan di teras rumah. Namun, jika ingin mendatangkan konsumen yang beragam, kamu bisa memilih tempat atau area yang berada di simpang jalan, lokasi berada di area penjualan toko sembako, atau area depan komplek.
- Pilih Franchise yang Terpercaya
Agar menghasilkan air yang berkualitas baik diperlukan alat-alat yang menunjang kinerjanya. Kamu bisa mencari franchise yang memiliki kelebihan lain selain alat-alat pada umumnya. Contoh franchise yang menawarkan kelebihan ialah menggunakan teknologi OZON sehingga jika diminum air tersebut akan terasa segar karena kaya akan butir-butir oksigen.
- Berikan Pelayanan dan Fasilitas yang Memuaskan
Meskipun harganya jauh lebih murah dari air minum dalam kemasan (AMDK) tapi kamu bisa memberikan pelayanan yang tidak diberikan oleh penjual air minum lainnya. Semua bisa menjual dengan harga murah tapi jika konsumen sudah merasa nyaman dengan pelayanan, ia akan melakukan pembelian berulang dan bisa menyampaikan pada orang lain. Beberapa pelayanan yang bisa kamu coba misalkan:
-
- tidak membatasi pemberian tisu galon
- membantu angkat galon dari kendaraan konsumen hingga selesai pengisian
- antar jemput galon
- sewa atau pinjam galon kosong
- Miliki Data Pelanggan
Untuk meningkatkan omset yang dimiliki, kamu bisa mencataat setiap konsumen. Misalkan nama, alamat, nomor telepon, tanggal lahir dan pekerjaan. Melalui data ini, kamu bisa melihat strategi pemasaran yang tepat untuk usaha depot air minum isi ulang di lokasi kamu berada. Kamu juga bisa mengetahui konsumen mana yang sering membeli dan sudah tidak membeli lagi.
- Adakan Promo
Melalui data pelanggan tersebut kamu bisa membuat berbagai promo yang sesuai. Misalkan untuk meningkatkan loyalitas, kamu bisa memberikan promo gratis pengisian air minum isi ulang jika sudah bertransaksi misalkan 5 kali. Atau untuk mengajak kembali konsumen membeli dengan memberikan diskon dalam periode tertentu.
- Lakukan QC Rutin
Kebersihan air minum isi ulang berasal dari alat-alat yang digunakannya. Kamu bisa rutin membersihkan sebelum jam operasional tiap harinya. Beberapa alat yang harus mendapatkan perhatian lebih yakni filter fiber, housing filter, cartridge filter, tandon penampungan air dan sikat galon.
Modal bisnis depot isi ulang air minum ini bisa dimulai dengan biaya berkisar Rp35 juta dengan omset yang didapatkan harian. Berani coba?